Dear MotoGP, Marc Marquez Capek
Marc Marquez capek untuk terus hadiri seremoni oleh MotoGP, karena lebih memilih fokus ke lintasan. Marquez minta dirinya dan para pebalap lebih dimengerti.
Dilansir dari Motorsport, baru-baru ini para rider MotoGP mendapat email peringatan. Mereka diharuskan ikuti segala macam seremoni.
Itu termasuk 'Hero Walk' yang jadi ajang sesi jumpa fans. Jika tidak ikutan, ada denda sebesar 5.000 Euro atau setara Rp 100 juta. Angka denda bisa bertambah andai ada akumulasi.
Marc Marquez tidak ikutan dalam acara seremoni di kart event pada MotoGP Jepang 2026 kemarin. Marquez pakai jasa orang pengganti.
Selepas MotoGP Mandalika 2026, Marquez ditanya hal itu. Rider Ducati tersebut mengaku sedang butuh banyak istirahat demi prima saat balapan.
"Sebagai pebalap, saya adalah orang pertama yang menginginkan MotoGP tumbuh serta semakin besar," bukanya.
"Namun, menurut saya ada cara lain untuk mengembangkan olahraga ini tanpa harus terlalu membebani para pebalap," tegasnya.
Marc Marquez menilai para pebalap harus diperhatikan juga kondisinya. Sebab jangan sampai, banyaknya seremoni membuat fisik dan mental jadi terkuras.
"Saat ini, banyak sekali hal yang harus kami lakukan, karena kegiatannya bukan hanya seputar balapan MotoGP saja," ketusnya.
"Kami memiliki agenda sponsor selama akhir pekan, rapat-rapat, sesi pemanasan, lalu harus berganti pakaian dengan cepat untuk parade, kemudian Hero Walk yang dihadiri banyak orang," ungkapnya.
"Tahun depan, jadwalnya bahkan semakin padat dan intensitasnya lebih tinggi. Pada akhirnya, kamilah pihak pertama yang ingin mendukung balapan ini, tetapi ada cara lain untuk mengembangkannya. Pertunjukan kami ada di lintasan balap, karena kami adalah atlet," tutupnya.


