Chelsea Bersama Rosenior di Liga Inggris: Awal Gemilang, Kini Susah Menang!
Awal yang manis bagi Liam Rosenior di Chelsea perlahan mulai terasa hambar. Sempat gemilang dengan empat kemenangan beruntun, kini The Blues justru terkapar setelah menelan tiga kekalahan dari empat laga terakhir di Liga Inggris.
Kedatangan Liam Rosenior ke Stamford Bridge pada Januari 2026 sempat membawa angin segar. Publik London Barat sempat dibuat berekspektasi tinggi setelah Chelsea menyapu bersih empat pertandingan awal dengan kemenangan meyakinkan.
Dimulai dengan membungkam Brentford 2-0, Chelsea kemudian melibas Crystal Palace (3-1), West Ham (3-2), dan Wolves (3-1). Dalam periode "bulan madu" tersebut, lini serang Si Biru tampak sangat mematikan dengan koleksi 11 gol.
Namun, memasuki bulan Maret, daya magis Rosenior seolah memudar. Momentum kemenangan Chelsea terhenti saat ditahan imbang oleh tim papan bawah Leeds United dan Burnley di kandang sendiri.
Situasi semakin memburuk dalam empat laga terakhir di Premier League. Chelsea tercatat menelan tiga kekalahan menyakitkan. Dimulai dari kekalahan 1-2 di Derby London melawan Arsenal, Chelsea sempat bangkit dengan menghajar Aston Villa 4-1.
Namun, kebangkitan itu hanya sesaat. Dalam dua laga terbaru, Chelsea justru tampil mandul. Mereka dipaksa menyerah 0-1 oleh Newcastle United di hadapan pendukung sendiri, sebelum akhirnya hancur lebur 0-3 di markas Everton, Minggu (21/3/2026) dini hari WIB.
Dengan hasil itu The Blues cuma bisa meraih satu kemenangan dalam empat laga terakhir di Liga Inggris. Kontras jika dibandingkan dengan sapu bersih kemenangan Rosenior di empat pertandingan awalnya.
Hasil ini kian terasa pahit mengingat baru beberapa hari lalu Chelsea tersingkir di 16 besar Liga Champions, setelah kena gasak 2-8 secara agregat di tangan Paris Saint-Germain.


