Cerita Atlet-atlet Tenis Dunia Terjebak di Dubai yang Kena Serang
Iran melancarkan serangan balasan ke beberapa wilayah, termasuk Dubai. Para pemain diKejuaraan Tenis Dubai Duty Freemendapat perlindungan.
Iran melancarkan serangan balasan berupa ratusan rudal dan drone bunuh diri ke Dubai. Hal ini usai pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di tengah serangan gabungan Amerika Serikat-Israel di ibu kota Teheran.
Beberapa bangunan mewah terdampak, termasuk Hotel Palm Jumeirah Fairmont. Kini, wilayah udara di atas Dubai telah ditutup.
Mantan petenis nomor 1 di dunia, Daniil Medvedev dan para pemain yang berkompetisI di Kejuaraan Tenis Dubai Duty Free diliputi kekhawatiran. Kekhawatiran muncul mengenai keselamatan mereka karena tidak dapat melarikan diri dari negara tersebut.
Penyelenggara turnamen telah mengkonfirmasi akomodasi tambahan bagi para pemain dan staf di tengah serangan tersebut.
"Menyusul berakhirnya Dubai Duty Free Tennis Championships pada Sabtu, 28 Februari, penyelenggara turnamen telah memperpanjang protokol akomodasi yang disediakan untuk semua pejabat ATP, pemain, dan staf pendukung selama tiga hari tambahan," ungkap juru bicara Dubai Duty Free Tennis Championships, seperti dilansir dari Daily Mail, Minggu (1/3/2026).
Di samping itu, final ganda Sabtu tetap dimainkan. Harri Heliovaara dari Finlandia dan Henry Patten dari Inggris Raya mengalahkan Mate Pavic dari Kroasia dan Marcelo Arevalo dari El Salvador.
Para penggemar tenis juga mengungkapkan kecemasan mereka di media sosial terkait situasi di Dubai saat ini.
"Jujur saja, ini terasa menegangkan membayangkan final besar di Dubai, seperti Kejuaraan Tenis Dubai, bisa terancam karena ketegangan regional dan aktivitas rudal," tulis seorang penggemar di X.
"Bayangkan berlatih seumur hidup untuk final dan


