CdM Reda Apresiasi Indonesia yang Lampaui Target ASEAN Para Games 2025
Indonesia finis kedua di klasemen akhir ASEAN Para Games 2025. Chef de Mission Reda Manthovani puas dengan pencapaian skuad merah-putih.
Dalam ajang yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, Indonesia mengoleksi total 392 medali, terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Angka tersebut jauh di atas target awal dengan raihan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Indonesia sebagai runner-up cuma kalah dari Thailand yang mengoleksi 176 medali emas, 155 medali perak, dan 157 medali perunggu.
Reda sebagai pemimpin kontingenn Indonesia mengapresiasi pencapaian luar biasa para atlet yang dinilai mampu menunjukkan performa konsisten, disiplin tinggi, serta semangat juang yang kuat sepanjang kompetisi.
"Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia di panggung Asia Tenggara. Selamat atas perjuanganmu, para patriot bangsa. Kalian adalah inspirasi," ujar Reda yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI.
Menurut Reda, keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan capaian dari sisi kuantitas medali, tetapi juga kualitas perjuangan atlet dalam setiap pertandingan.
"Prestasi ini melampaui target yang kami tetapkan. Ini adalah bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia memiliki kualitas, dedikasi, dan daya saing yang setara. Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa," sambung Reda.
Reda menilai capaian kontingen Indonesia sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya kesetaraan penyandang disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, inklusif, dan berkeadilan.
Dia menekankan bahwa prestasi di ASEAN Para Games 2026


