Casey Stoner Kapok, Bagi Ilmu MotoGP Cuma-cuma tapi Tak Diapresiasi
Casey Stoner mengaku kapok membagikan pengalaman dan ilmunya kepada para pebalap MotoGP secara cuma-cuma. Juara dunia dua kali itu merasa kontribusinya selama ini kurang mendapat apresiasi.
Meski telah pensiun sejak akhir musim 2012, Stoner masih beberapa kali terlibat di lingkungan MotoGP. Selain pernah menjadi test rider, pebalap asal Australia itu juga kerap memberikan masukan kepada sejumlah pebalap, terutama Francesco Bagnaia.
Stoner bahkan hadir di garasi Bagnaia dalam beberapa kesempatan untuk berbagi pengalaman soal persaingan di level tertinggi MotoGP.
Baru-baru ini, Stoner menghadiri World Ducati Week dan Goodwood Festival of Speed sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Ducati. Dalam acara World Ducati Week, Bagnaia secara terbuka mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Stoner selama beberapa tahun terakhir.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi saya mendengar Pecco mengucapkan terima kasih untuk semua itu. Saya melakukannya tanpa alasan lain selain ingin membantunya," kata Stoner kepada GPOne.
Di sisi lain, Stoner mengaku penghargaan seperti itu jarang ia rasakan dari pihak lain. Karena pengalaman tersebut, ia memutuskan tak lagi membagikan pengetahuannya secara cuma-cuma.
"Saya merindukannya, tetapi saya sudah memberikan terlalu banyak dari diri saya dan berkali-kali tidak mendapatkan respons yang saya harapkan. Rasanya tidak ada apresiasi ketika Anda melakukan hal-hal seperti itu."
Sehubungan dengan hal tersebut, Stoner mengaku bangga mendengar ucapan terima kasih dari Bagnaia meski pengalaman selama ini membuat dirinya jadi mengubah sikap.
"Tetapi saya tidak akan melakukan apa pun lagi secara cuma-cuma di masa depan. Saya tidak akan memberikan pengetahuan saya secara gratis. Sayangnya, saya terlalu


