Brasil Terburuk Sejak 1990
Performa Brasil di Piala Dunia 2026 merupakan yang terburuk dalam 36 tahun terakhir. Tim Samba untuk pertama kalinya gagal menembus perempatfinal sejak 1990.
Brasil kalah 1-2 dari Norwegia di New York New Jersey Stadium pada laga 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026). Dua gol kemenangan Vikings lahir lewat brace Erling Haaland di menit ke-79 dan 80. Tim Samba hanya bisa membalas dari penalti Neymar di menit akhir laga.
Selecao harus tersingkir di babak 16 besar. Mereka gagal melangkah ke perempatfinal.
Ini merupakan catatan terburuk Brasil di Piala Dunia sejak 1990. Brasil juga tersingkir di 16 besar pada Piala Dunia 1990.
Pada empat edisi setelahnya, Brasil selalu melangkah paling tidak hingga delapan besar. Brasil menembus final di tiga edisi setelah 1990.
Mereka juara di 1994 dan 2002, serta jadi runner-up di 1998 usai kalah dari Prancis di final. Pada Piala Dunia 2006 dan 2010, Brasil terhenti di perempatfinal. Hal serupa terjadi di 2018 dan 2022. Sementara di 2014, Brasil mengakhiri turnamen di posisi keempat.
Kegagalan menembus perempatfinal Piala Dunia pertama kali dalam 36 tahun terakhir jelas jadi hal yang memalukan untuk Brasil. Apalagi, Brasil berstatus sebagai negara pemegang gelar Piala Dunia terbanyak dengan raihan lima trofi.
Materi pemain Brasil saat ini memang jauh berbeda dari era sebelum. Mereka tak lagi bertabur pemain bintang yang merata di setiap lini.
Hal tersebut turut dikeluhkan oleh pelatih Brasil, Carlo Ancelotti usai tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia mengungkapkan Brasil butuh talenta muda yang bermain di level tertinggi.
"Kita membutuhkan beberapa talenta muda, kita membutuhkan beberapa pemain di level tinggi berada di sepakbola Brasil," ujar Ancelotti dikutip dari Reuters.


