Bos LaLiga Samakan Real Madrid TV dengan Propaganda Nazi
Pernyataan pedas dilontarkan Javier Tebas. Bos LaLiga itu menyamakan Real Madrid TV dengan propaganda Nazi Jerman.
Kecamana keras itu ditulis Tebas di X, Jumat (16/10/2026). Pria berusia 64 tahun tersebut menuding Real Madrid TV menggiring narasi seolah-olah Los Blancos adalah korban dari keputusan wasit dan LaLiga.
Tebas awalnya menanggapi artikel jurnalis Tomas Gonzalez Martin dan Jesus Urdiola di El Debate. Dia menuding keduanya sebagai 'juru bicara' Real Madrid, lantaran selalu mengulangi dan memberitakan apa yang diucapkan para petinggi Los Merengues.
"Manajemen Real Madrid memimpin orkestra juru bicara, dan Real Madrid TV adalah ujung tombaknya. Komposisi mereka selalu sama: memilih permainan yang sesuai dengan agenda mereka, mengulang-ulang keluhan, memicu kecurigaan, dan menunjuk jari pada musuh," Javier Tebas menuliskan.
"Metode ini mengingatkan pada mekanisme propaganda yang dieksploitasi oleh [Joseph] Goebbels, Menteri Propaganda Nazi Jerman: Pengulangan sistematis, pembentukan musuh, dan memanipulasi fakta guna membangun narasi," ujarnya.
Tebas juga menuduh Real Madrid TV memanipulasi keputusan wasit di setiap pertandingan. Real Madrid TV diklaim menggunakan kasus suap wasit Negreira (yang melibatkan Barcelona) untuk setiap keputusan yang tak mereka sukai.
Tomás Gonzalez Martin y Jesus Urdiola , cada día resulta más difícil distinguir vuestros artículos de un comunicado de la dirección del Real Madrid.Tomas sobretodo te has convertido en su portaCOZ oficial, hasta el extremo de utilizar expresiones idénticas a las que he escuchado a un alto ejecutivo de Valdebebas. Mucha referencia a «fuentes del club», pero muy poca distancia respecto de lo que esas fuentes quieren colocar. Pareces un lorito, pero con


