Bernardo Tavares Kecewa Persebaya Gagal Pertahankan Kemenangan
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares kecewa timnya gagal mempertahankan keunggulan atas Garudayaksa FC. Bajul Ijo harus puas bermain imbang 1-1 setelah kebobolan menjelang pertandingan berakhir.
Persebaya menjamu Garudayaksa di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (19/9/2026), pada pekan ketiga Super League 2026/27. Tuan rumah sempat unggul 1-0 melalui Alex Martins pada menit ke-85. Alex mencetak gol lewat sundulan setelah menyambut umpan silang Jefferson.
Namun, keunggulan Persebaya tidak bertahan lama. Satu menit jelang waktu normal berakhir, Garudayaksa menyamakan kedudukan melalui Al Hamra Hehanussa. Ia menyambar umpan cut-back Christian Frydek untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Tavares menilai Persebaya seharusnya bisa tampil lebih baik pada babak pertama. Ia juga mengakui Garudayaksa memiliki pemain-pemain berkualitas.
"Menurut saya, kami bisa bermain lebih baik pada babak pertama. Kami menciptakan beberapa peluang. Seperti yang saya sampaikan dalam konferensi pers sebelumnya, Garudayaksa memiliki pemain-pemain bagus. Dan itu terlihat pada pertandingan hari ini," kata Tavares, dikutip dari laman Persebaya.
Tavares kemudian menyoroti proses terjadinya gol penyama kedudukan Garudayaksa. Menurutnya, lini pertahanan Persebaya tidak berada dalam posisi yang tepat.
"Kami seharusnya tidak kebobolan seperti itu. Gol mereka berasal dari situasi bola mati. Saat melakukan short corner, garis pertahanan kami tidak naik dalam posisi yang sama," ujarnya menambahkan.
Hasil imbang ini menjadi yang kedua bagi Persebaya dalam tiga pertandingan awal Super League 2026/27.
Pada laga pertama, Persebaya bermain imbang 1-1 dengan Bhayangkara Presisi Lampung. Bajul Ijo kemudian meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada


