Bernardo Silva Tak Kaget Jerman dan Belanda Kandas Lebih Awal
Digadang-gadang sebagai kandidat juara Piala Dunia 2026, Jerman dan Belanda justru tersingkir lebih awal. Gelandang Portugal Bernardo Silva mengaku tak kaget.
Jerman dan Belanda sama-sama terhenti di babak 32 besar juga dengan cara yang sama: kalah adu penalti. Die Mannschaft didepak Paraguay usai menyerah 3-4 (1-1) di adu tos-tosan, sedangkan De Oranje disingkirkan Maroko 2-3 usai bermain imbang 1-1 sampai akhir babak perpanjangan waktu. Sementara itu Brasil juga tidak menjalani laga yang mudah saat mengatasi Jepang 2-1.
Dengan hasil itu, Jerman berarti melanjutkan tren mengecewakan di Piala Dunia. Pada dua edisi sebelumnya, Jerman berturut-turut tereliminasi di fase grup. Sementara Belanda menderita laju terburuknya dalam empat partisipasi terakhir.
Portugal akan melawan Kroasia dalam perebutan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Bernardo Silva mengatakan, perkembangan taktik jadi penyebabnya.
"Itu bukan kejutan di Piala Dunia," ucap pemain baru Real Madrid itu mengatakan dilansir A Bola. "Semua tim sangat kuat, sangat mengandalkan fisik, dan memahami permainan dengan sangat baik."
"Kupikir selama ini ada perubahan besar, terutama dalam 10 tahun terakhir; sepakbola jadi lebih mengandalkan taktik, sehingga lebih sulit memenangi pertandingan sepakbola. Apa yang kita lihat kemarin di pertandingan Brasil, Jerman, dan Belanda tidak mengejutkan buatku," Bernardo Silva menambahkan.


