Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Berharap Inggris Juara Piala Dunia Tidaklah Realistis

Inggris menuju ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu favorit karena materi pemainnya. Tapi berharap Inggris juara disebut sebagai hal yang tak realistis.

Inggris tergabung di Grup L pada Piala Dunia 2026 yang dimulai 11 Juni mendatang. Mereka bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.

Meski belum pernah lagi juara sejak 1966, Inggris masih dianggap sebagai salah satu tim terkuat. Tahun ini, tim polesan Thomas Tuchel itu punya materi mentereng kombinasi antara pemain muda dan veteran.

Misalnya, di lini depan, Harry Kane (32) memimpin barisan juru gedor didampingi Bukayo Saka (24), Anthony Gordon (25), dan Noni Madueke (24). Adapun opsinya adalah Marcus Rashford (28), Ollie Watkins (30), dan Ivan Toney (30).

Di tengah, Jordan Henderson (35) jadi yang tertua di divisi 'mesin' berisi Jude Bellingham, Ellitt Anderson, Kobbie Mainoo, dan Morgan Rogers yang seluruhnya di bawah 25 tahun. Pemain lainnya adalah Declan Rice dan Eberechi Eze yang sama-sama 27 tahun.

Hanya saja, Inggris belum mampu mematahkan kutukan juara setelah sekian lama. Satu-satunya trofi yang bisa dibanggakan adalah Piala Dunia 1966, sehingga bagi eks winger John Barnes tidaklah realistis mengharapkan Inggris juara.

Tapi bagi para pendukung, bersikap tak realistis bukanlah hal yang haram.

"Mengharapkan Inggris memenangi turnamen itu tidak realistis. Kami ini Inggris dan tentu kami punya ekspektasi yang tidak realistis sebagaimana kami selalu punya, di seluruh dunia dan sepanjang sejarah," ujar Barnes dikutip Sky Sports.

"Tidak memenangi Piala Dunia itu bukanlah kegagalan. Gagal itu adalah kalau tidak mencapai tahap akhir. Kalau masuk lima atau enam besar dunia, maka seharusnya ya masuk perempatfinal, semifinal."

"Tim ini kapabel untuk melaju jauh di kompetisi,

Read more on sport.detik.com
DMCA