Ballon d'Or 2026: Rodri Diyakini Bikin Lamine Yamal Gagal Menang
Pemimpin redaksi France Football, Vincent Garcia, meyakini Rodri membuat Lamine Yamal gagal bersaing dengan Harry Kane di penghargaan Ballon d'Or 2026.
Kane terpilih sebagai pemenang Ballon d'Or 2026 yang diumumkan dalam seremoni di London pada Senin (26/10). Bomber Bayern Munich dan Timnas Inggris itu mengungguli Kylian Mbappe (Real Madrid/Prancis) dan Yamal (Barcelona/Spanyol) yang finis di peringkat kedua dan ketiga berturut-turut.
Sementara itu, Rodri, pemenang Ballon d'Or dua tahun lalu bertengger di posisi keempat.
Lamine Yamal, meskipun gagal memenangi trofi Bola Emas ini, tidak pulang dengan tangan kosong. Pesepakbola berusia 19 tahun itu untuk ketiga kalinya beruntun merebut Kopa Trophy alias penghargaan untuk pemain muda terbaik.
Yamal dan Rodri merupakan dua pemain vital Spanyol saat memenangi Piala Dunia 2026. Garcia meyakini, hal tersebut akhirnya membagi suara kedua pemain di dalam persaingan Ballon d'Or 2026.
"Saya sepenuhnya percaya bahwa tim Spanyol yang juara Piala Dunia, terjadi perpecahan dalam pemungutan suara di antara Rodri dan Lamine Yamal. Saya kira Rodri merebut suara dari Lamine di pemungutan suara ini," ucap Garcia dilansir SPORT.
"Ada sedikit suara yang terpecah-pecah di antara pemain-pemain Spanyol, dan terutama tim Spanyol juga merupakan sebuah tim kolektif. Jadi sungguh sulit untuk benar-benar memilih satu penampilan individu tertentu," dia menyimpulkan mengenai hasil Ballon d'Or 2026.
Saksikan Live DetikPagi:


