Bagaimana Spanyol Hentikan Kuartet Lini Depan Prancis?
Pertahanan Spanyol akan diuji oleh ganasnya lini serang Prancis. Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengungkap rencananya untuk meredam kuartet serangan lawan.
Duel semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol akan digelar di Stadion Dallas, Rabu (15/7) dinihari WIB. La Furia Roja jadi tim paling sulit dibobol usai baru kemasukan satu gol saja dalam enam pertandingan sejak fase grup.
Setelah lima clean sheet, Spanyol dibobol pemain Belgia Charles De Ketelaere dalam kemenangan 2-1 di perempatfinal.
Di seberang kubu, kuarter Kylian Mbappe-Michael Olise-Ousmane Dembele-Desire Doue atau Bradley Barcola jadi andalan Les Bleus membobol gawang lawan-lawannya di Piala Dunia 2026. Prancis sudah menceploskan total 16 gol dan 14 assist dalam enam pertandingan, yang seluruhnya dimenangi.
Seluruh gol Prancis datang dari lini serangnya itu; Mbappe menyumbang 8 gol dan 3 assist, Dembele 5 gol dan 2 assist, Olise 5 assist, Doue 1 gol dan 1 assist, dan Barcola 2 gol dan 1 assist. Adapun dua assist yang terlahir di luar dari kuartet itu dibuat Adrien Rabiot dan Aurelien Tchouameni dengan masing-masing satu assist.
"Kami tahu persis satu sama lain dan kami sudah mempelajari Prancis," ungkap De la Fuente dilansir AS. "Mereka itu punya pemain-pemain yang sangat bagus, demikian pula kami."
"Kuncinya adalah berupaya dan menerapkan gaya kami sendiri dan meminimalkan kekuatan lawan. Kami akan mewaspadai penuh para pemain itu, dan tim yang lebih seimbang punya peluang terbaik. Namun, meskipun begitu, kemenangan tidak dijamin," kata dia jelang pertandingan Prancis vs Spanyol.
Saksikan Live DetikSore:


