Arsenal Mati Kutu di Hadapan Brighton
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengakui timnya pantas kalah usai dihajar Brighton & Hove Albion 0-3 dalam lanjutan Premier League musim ini. The Gunners tampil buruk dan kalah dominan.
Bermain di Stadion Amex, Sabtu (19/9/2026), Arsenal kecolongan dua gol dari tembakan jarak jauh di babak pertama. Pascal Gross membuka keunggulan pada menit ke-31, disusul oleh Charalampos Kostoulas jelang turun minum.
Pada babak kedua, Arsenal kembali kebobolan lewat tandukan Chema Andres yang memanfaatkan skema sepak pojok, sesuatu yang ironisnya menjadi senjata andalan mereka saat menjadi juara musim lalu.
Sepanjang laga, Brighton berhasil melepaskan 17 tembakan berbanding 11 milik Arsenal. Di lini pertahanan, mereka juga mampu meredam serangan Arsenal dengan unggul dalam jumlah tekel sukses (18:13), sapuan (20:14), dan intersep (11:6).
Ini menjadi menjadi kekalahan pertama Arsenal dari delapan laga yang sudah mereka jalani musim ini. Sebelumnya mereka selalu meraih kemenangan.
"Brighton pantas memenangkan laga ini. Kami tidak menjalankan hal-hal dasar dengan benar dalam waktu yang cukup lama, terutama di babak pertama," ujar Arteta kepada BBC Radio 5 Live usai laga.
"Kami tidak banyak memenangkan duel maupun perebutan bola liar, dan hal itu membuat pertahanan kami renggang. Ditambah lagi dengan kesalahan-kesalahan yang kami lakukan, serta kegagalan kami menerapkan prinsip-prinsip permainan saat menghadapi tim yang gemar melakukan pressing."
"Situasi itu membuat kami terus-menerus berada di bawah tekanan dan kami gagal keluar dari tekanan tersebut seperti yang biasanya kami lakukan. Jadi, ada banyak hal yang bisa dipelajari dan diambil hikmahnya, namun pada akhirnya kami merasa kecewa."
Saat ditanya apakah ia terkejut melihat timnya gagal


