'Anggaran Pelatnas Asian Games Naik, Bukti Komitmen Presiden'
Menpora Erick Thohir menyebut dukungan anggaran berkelanjutan untuk Pelatnas sudah mulai dikucurkan. Bukan hanya untuk Asian Games 2026, tapi Olimpiade 2028 hingga persiapan Olimpiade 2032.
"Persiapan atlet itu harus tahunan. Bahkan untuk Olimpiade 2032 mestinya harus dilakukan hari ini (karena) negara lain sudah melakukan," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8/2026).
Anggaran ini sekaligus menjadi bukti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun prestasi olahraga nasional lewat program pemusatan latihan nasional jangka panjang.
Bukti paling nyata ada di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Anggaran Pelatnas yang awalnya hanya Rp81 miliar, naik jadi Rp127 miliar. Bahkan, pemerintah kembali menambah Rp95 miliar sehingga totalnya menjadi Rp222 miliar khusus untuk Pelatnas.
Itu belum termasuk Rp61 miliar lain yang disiapkan untuk biaya pemberangkatan kontingen Indonesia ke Jepang.
"Kami bedakan anggaran Pelatnas dan pengiriman kontingen. Tapi ujungnya tetap satu: untuk prestasi terbaik di Asian Games," jelas Erick.
Erick Thohir juga mengapresiasi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang mengamini arahan Presiden. Dukungan itu, kata Menpora berusia 56 tahun itu, sudah terasa sejak tahun ini dengan adanya anggaran untuk Olimpiade 2028.
Anggaran SEA Games pun sudah disiapkan dan nilainya akan jauh lebih besar tahun depan.
Erick lantas meminta seluruh pihak menjaga penggunaan anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.
"Kita tak boleh menyalahgunakan. Kalau para atlet disunat anggarannya, lapor kita. Nanti kita lapor ke BPKP atau BPK. Kita harus tuntaskan hal korupsi. Kita harus bersih dan perlindungan atlet jadi yang utama."
Dengan dana besar yang dikucurkan H-1 bulan menuju Asian Games, Erick Thohir berharap


