Andai Bayern Cetak Gol Lebih Awal...
Bayern Munich tersingkir setelah seri melawan Paris Saint-Germain. Bek tengah Bayern Jonathan Tah menyesalkan kegagalan timnya mencetak gol lebih awal.
Kiprah Bayern di Liga Champions terhenti di semifinal. Hasil imbang 1-1 di leg kedua, Kamis (7/5) dinihari WIB, memastikan raksasa Jerman itu kandas dengan agregat 5-6.
Bayern, yang mengusung misi comeback, memulai pertandingan dengan buruk. Die Roten dikejutkan dengan gol cepat PSG dari Ousmane Dembele di menit ketiga.
Bayern kemudian menekan demi menciptakan gol balasan. Akan tetapi, gol itu tapi baru lahir di akhir injury time lewat sepakan Harry Kane.
Jonathan Tah percaya, seandainya Bayern Munich mencetak gol lebih awal situasinya memungkinkan akan berbeda."Kedua pertandingan sama-sama sangat ketat. Dua pertandingan itu berbeda, tapi pada akhirnya mereka menang," ujar bek berusia 30 tahun itu di laman resmi klub.
"Paris mencetak gol cepat, kemudian bertahan dengan sangat baik. Seandainya saja kami menciptakan gol kami sedikit lebih awal, kami akan berada dalam posisi yang lebih baik," sambung dia.
"Sayang sekali, kami toh tidak memiliki banyak peluang. Sudah jelas ini sangat mengecewakan, tapi Anda memang harus menghadapi berbagai situasi yang berbeda untuk meraih kesuksesan. Kurasa kami bisa merasa bangga dengan cara kami bermain," Tah menambahkan.
Dengan demikian, Bayern Munich untuk enam musim berturut-turut gagal ke final Liga Champions setelah yang terakhir di 2020. Sementara itu PSG mencapai final kedua berturut-turut setelah jadi juara di musim lalu.
Saksikan Live DetikPagi :


