'Francesco Bagnaia Sesali Crash di Motegi'
Rider Ducati, Francesco Bagnaia, gagal finis di MotoGP Jepang 2022. Pecco disebut sudah sangat menyesali crash yang dialami di Motegi.
Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Rider Ducati, Francesco Bagnaia, gagal finis di MotoGP Jepang 2022. Pecco disebut sudah sangat menyesali crash yang dialami di Motegi.
Bos Ducati Davide Tardozzi mengatakan, pihaknya tak akan menerapkan team order. Marc Marquez sedang "dikeroyok" duo Ducati dalam persaingan gelar MotoGP 2026.
Marc Marquez dibayangi rekor buruk di Mandalika. Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi mengatakan, sekalipun Marquez kehilangan 12 poin, hasil itu tidaklah buruk.
Marc Marquez akhirnya puncaki Klasemen MotoGP 2026 sementara. Bos Ducati, Davide Tardozzi tolak label favorit juara buat Marquez!
Ducati menegaskan akan terus memberikan dukungan optimal kepada Francesco Bagnaia hingga akhir musim MotoGP 2026 di tengah performa labil pebalap asal Italia itu.
Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi melontarkan kritik tajam terhadap Francesco Bagnaia setelah MotoGP Aragon. Menurutnya, masalah Bagnaia saat ini bukan soal kecepatan, melainkan aspek psikologis, secara khusus kepercayaan diri dan fokus mental.
Bos Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menilai persaingan Ducati dan Aprilia kini sudah benar-benar seimbang. Menurutnya, gelar juara MotoGP 2026 tak lagi ditentukan oleh keunggulan motor, melainkan kualitas pebalap.
Bergabungnya Pedro Acosta ke Ducati memunculkan kritik tajam. Bos Ducati Davide Tardozzi menegaskan, keputusan itu semata terkait performa bukan asal negaranya.
Setelah dominan di musim lalu, Ducati meredup di MotoGP 2026. Manajer tim Ducati Davide Tardozzi mengakui, start timnya bak mimpi buruk.